Erjala bersama.menuju ruang sidang Sekda, Wakil Walikota dan Ketuq DPRD Kota Kupang
Metronewsntt.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang melakukan gebrakan besar dalam memerangi angka pengangguran terbuka dengan meluncurkan rangkaian program inovatif yang menghubungkan langsung para pencari kerja dengan dunia usaha.
Langkah strategis ini tidak hanya sekadar membuka lowongan, namun menciptakan sebuah ekosistem terpadu yang mempermudah masyarakat mengakses informasi pekerjaan serta mempertemukan mereka secara efektif dengan para pemberi kerja.
Komitmen serius ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, saat membacakan tanggapan Wali Kota Kupang terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi dalam sidang paripurna DPRD Kota Kupang, baru-baru ini. Serena menegaskan bahwa pemerintah kini fokus pada solusi yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan setiap warga memiliki kesempatan kerja yang layak.
Salah satu motor penggerak utama dalam transformasi ini adalah program "Gelang Nona", sebuah lomba inovasi antar perangkat daerah yang rutin digelar setiap tahun. Melalui "Gelang Nona", setiap instansi dipacu untuk melahirkan terobosan kreatif dalam pelayanan publik yang berdampak langsung pada perluasan lapangan kerja di daerah. Inovasi ini menjadi bukti bahwa birokrasi kini bekerja lebih lincah dalam merespons isu ketenagakerjaan.
Lebih jauh, pemerintah juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi yang didesain khusus agar relevan dengan kebutuhan riil pasar kerja saat ini. Program ini dijalankan beriringan dengan penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja lokal. Selain itu, aspek perlindungan dan pemberdayaan bagi pekerja rentan tetap menjadi prioritas agar mereka memiliki daya saing yang setara di tengah persaingan global.
Sebagai pelengkap dari strategi besar tersebut, Pemerintah Kota Kupang kini tengah mendorong percepatan investasi melalui penyederhanaan birokrasi dan kemudahan izin usaha.
Dengan sistem perizinan yang lebih ramah bagi investor, diharapkan minat investasi di Kota Kupang semakin meningkat. Hal ini diyakini akan memicu pertumbuhan unit usaha baru yang secara otomatis mampu menyerap tenaga kerja secara masif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.(mnt)